Langsung ke konten utama

@infoinmieayam: Mie Ayam Mas Rudy


Kembali lagi melanjutkan perburuan mie ayam di Kota Padang. Masih bersama Mas Hanif dan Aa Haris, bersama satu personel baru yg ikut dalam perburuan kali ini, Cindy, kami mencoba mie ayam yang jaraknya tak terlalu jauh dari rumah saya, yaitu Mie Ayam Mas Rudy. Warung Mas Rudy terletak di Jl. Sisingamangara, persis di seberang Wisma Kirana 1 (bisa dicek langsung di maps).

Nuansa warung Jawa yang sering saya rasakan ketika di Jogja cukup kental ketika pertama kali masuk ke warung ini. Hal ini juga diamini oleh Mas Hanif, yg tumbuh besar di lingkungan Jawa Lampung, suasana di warung ini lumayan mengingatkan akan kampung halaman. Beberapa ornamen khas jawa, seperti dua wayang kulit yang dipajang di salah satu dinding warung ini, ditambah dengan iringan musik Om Sagita, semakin memperkuat kesan tersebut. Yaa lumayan lah bagi saya sendiri untuk mengobati rasa rindu akan tanah rantau.

Masuk ke pembahasan mie ayam, menurut saya mie ayam di warung ini sangat mirip dengan mie ayam yang sering saya temui di Jogja, terlebih jika dibandingkan dengan Mie Ayam Tos Ambacang yang sebelumnya saya coba. Rasa mie ayam di warung ini tidak terlalu asin, cenderung agak sedikit manis, khas seperti tipikal mie ayam wonogiri. Ukuran mienya tidak terlalu besar dan punya rasa yang cukup khas. Selain itu menurut saya seluruh paduan dalam semangkok mie ayam di warung ini, mulai dari mie, kuah, hingga toping ayamnya, sangat pas dan sangat menyenangkan untuk dinikmati. Untuk rasa kuah, saya pribadi lebih suka rasa kuah di warung Mie Ayam Tos Ambacang karena lebih asin dan gurih, namun secara keseluruhan, sejauh ini, Mie Ayam Mas Rudy adalah mie ayam terenak bagi saya di Kota Padang.

Untuk harga mie ayam di warung ini cukup terjangkau, sesuai dengan harga standar mie ayam di Kota Padang. Saya dan Cindy sama-sama memesan semangkok mie ayam pangsit, seharga 12k per porsinya. Mas Hanif memesan bakso urat seharga 16k, dan Aa Haris memesan mieso urat seharga 16k. Secara keseluruhan, mie ayam di warung ini mantap dan sangat memuaskan. Bagi yang ingin mencoba mie ayam dengan cita rasa yang sama dengan mie ayam di Jawa, khususnya di daerah Jogja sekitar, warung ini mungkin bisa menjadi rekomendasi yang sesuai.

Untuk tampilan visual dan informasi lebih, bisa di cek di akun instagram @infoinmieayam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Talang via Bukik Bulek

Pada tanggal 7 dan 8 Juni 2022 kemarin, saya kembali melakukan salah satu kesukaan yang sudah lama tidak dijajal, yakni naik gunung. Sudah hampir 2 tahun, lebih kurang selama pandemi covid, saya belum pernah nanjak lagi. Setelah beberapa waktu akhirnya bisa nanjak lagi dengan persiapan yang lumayan. Kali ini saya melakukan pendakian di Gunung Talang via jalur Bukik Bulek, ditemani oleh Imam dan Emil. Sebelumnya pada Desember 2019 saya juga pernah melakukan pendakian di gunung ini, tapi lewat jakur berbeda yaitu via air batumbuk. Kami memilih jalur via Bukik Bulek karena sebelumnya Imam pernah lewat jalur ini. Katanya jalur ini waktu pendakiannya lebih singkat daripada jalur via air batumbuk. Meskipun demikian, seperti halnya jalur pendakian lain yang memakan waktu singkat, jalur yang dilalui full nanjak dengan sangat sedikit bonus yang bisa dinikmati. Selain itu untuk mencapai basecamp ini butuh jarak tempuh yg lebih daripada ke air batumbuk jika dari Kota Padang. Perjalana...

@infoinmieayam: Mie Ayam Idola

Lanjuut mencari mie ayam lain di Kota Padang. Kali ini dengan personel yang lebih sedikit, saya dan Aa Haris mencoba mie ayam yang sudah diperhatikan cukup lama. Kami mencoba Mie Ayam Idola, yang berada di dekat GOR Haji Agus Salim (cek maps tersedia). Seperti biasa, saya memesan mie ayam pangsit, sementara itu Aa Haris memesan mie ayam bakso. Harga semangkok mie ayam pangsit di warung ini masih standar seperti mie ayam kebanyakan di Kota Padang, yaitu 12.000 rupiah saja. Untuk mie ayam bakso dijual seharga 15.000 rupiah. Dari segi rasa, mie ayam di warung ini cenderung gurih dan asin. Sepertinya dari beberapa warung mie ayam yang sudah saya kunjungi, kebanyakan mie ayam di Kota Padang memang lebih cenderung asin gurih. Toping ayam dan kerupuk pangsit yang disajikan juga melimpah ruah. Untuk mienya, mie di warung ini memakai mie ukuran kecil, cukup kenyal, dan tidak terlalu lembek. Bagi yang tidak terlalu suka mie yang agak lembek atau terlalu matang, mungkin cocok untuk me...

@infoinmieayam : Mie Ayam Organik Pak Wanto

Kembali berburu mie ayam. Setelah hampir sebulan lebih tidak makan mie ayam (terakhir tgl 27 Juni bulan lalu), hari ini saya bersama nona kembali melanjutkan perburuan mie ayam seantero Jogja. Memang untuk kami yang hampir sekali seminggu makan mie ayam, waktu selama ini cukup membuat lidah dan kerongkongan menderita. Sebenarnya tidak ada rencana sama sekali untuk makan mie ayam hari ini. Akan tetapi karena warung wahyu sudah kehabisan bahan2 untuk dimasak, akhirnya muncul ide untuk kembali berburu mie ayam lagi. Awalnya kami ingin pergi mencoba Mie Ayam Pak Ribut yang direkomendasikan oleh Dian, tetapi warungnya tutup. Akhirnya jatuhlah pilihan untuk mencoba Mie Ayam Pak Wanto ini, karena mie ayam yang unik karena dikombinasikan dengan bakwan malang. Selain itu posisi dua warung ini juga tidak terlalu jauh. Warung Mie Ayam Pak Wanto berada di daerah Godean (kalau di maps Kramat, Sidoarum, Godean, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55264, bisa di cek Mie Ayam Orga...