Langsung ke konten utama

Ideal

Sebuah pertanyaan kecil untuk malam ini,

Manakah yang lebih ideal, untuk ukuran menjadi seorang pemimpin, atau ketua, atau leader, atau apalah sebutan lainnya.

Seorang yang tegas, menjadi seorang yang disegani, mungkin cenderung ditakuti, memunculkan posisi atau status yg jelas, saklek dengan tujuan, bisa mencapai tujuan tersebut dengan semua cara, namun terdapat jurang yg dalam hubungan antar sesama, karena adanya status posisi yang sangat kuat.

Dengan,

Seorang yang tidak tegas, cenderung turun ke bawah, sehingga bisa tidak dipandang sebagai seorang atasan, menghilangkan posisi dan status yang ada, sehingga cenderung lebih setara, tidak saklek dengan tujuan, sehingga tidak melakukan semua cara untuk tujuan itu, bahkan mungkin tidak bisa mewujudkan tujuannya, namun bisa menciptakan suasana yang menyenangkan, tanpa ada tembok maupun jurang status antar sesama.

Entah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Talang via Bukik Bulek

Pada tanggal 7 dan 8 Juni 2022 kemarin, saya kembali melakukan salah satu kesukaan yang sudah lama tidak dijajal, yakni naik gunung. Sudah hampir 2 tahun, lebih kurang selama pandemi covid, saya belum pernah nanjak lagi. Setelah beberapa waktu akhirnya bisa nanjak lagi dengan persiapan yang lumayan. Kali ini saya melakukan pendakian di Gunung Talang via jalur Bukik Bulek, ditemani oleh Imam dan Emil. Sebelumnya pada Desember 2019 saya juga pernah melakukan pendakian di gunung ini, tapi lewat jakur berbeda yaitu via air batumbuk. Kami memilih jalur via Bukik Bulek karena sebelumnya Imam pernah lewat jalur ini. Katanya jalur ini waktu pendakiannya lebih singkat daripada jalur via air batumbuk. Meskipun demikian, seperti halnya jalur pendakian lain yang memakan waktu singkat, jalur yang dilalui full nanjak dengan sangat sedikit bonus yang bisa dinikmati. Selain itu untuk mencapai basecamp ini butuh jarak tempuh yg lebih daripada ke air batumbuk jika dari Kota Padang. Perjalana...

@infoinmieayam: Mie Ayam Simpang Ganting

Kembali melanjutkan perburuan, bersama hampir seluruh punggawa iceland, Mas Hanif, Aa Haris, Cindy, Kak Ai, dan Tasya, cuma minus Kak Lasma yg tidak bisa ikut. Kali ini kami mencoba mie ayam yang tak jauh dari toko, yaitu Mie Ayam Simpang Ganting. Sesuai namanya, mie ayam ini berada persis di Simpang Ganting, dekat dengan Mesjid Raya Ganting. Berbeda dengan dua warung mie ayam sebelumnya yang berada dalam sebuah toko, mie ayam ini hanya warung gerobak tenda di trotoar jalan. Meskipun demikian, rasa mie ayam ini tak kalah dari mie ayam sebelumnya. Dari segi rasa, bumbu mie ayam ini cenderung manis. Ukuran mienya kecil-kecil. Keunggulan mie ayam ini menurut saya terletak pada topingnya, ukuran potongan ayamnya besar-besar, selain itu bisa request balungan dan nambah kerupuk pangsitnya. Secara keseluruhan mie ayam di warung ini jos lah, enak dan cocok bagi saya sendiri. Namun dibalik semua itu, hal yang membuat saya sangat senang di warung ini adalah karena bisa ngobrol panjan...

@infoinmieayam: Mie Ayam Idola

Lanjuut mencari mie ayam lain di Kota Padang. Kali ini dengan personel yang lebih sedikit, saya dan Aa Haris mencoba mie ayam yang sudah diperhatikan cukup lama. Kami mencoba Mie Ayam Idola, yang berada di dekat GOR Haji Agus Salim (cek maps tersedia). Seperti biasa, saya memesan mie ayam pangsit, sementara itu Aa Haris memesan mie ayam bakso. Harga semangkok mie ayam pangsit di warung ini masih standar seperti mie ayam kebanyakan di Kota Padang, yaitu 12.000 rupiah saja. Untuk mie ayam bakso dijual seharga 15.000 rupiah. Dari segi rasa, mie ayam di warung ini cenderung gurih dan asin. Sepertinya dari beberapa warung mie ayam yang sudah saya kunjungi, kebanyakan mie ayam di Kota Padang memang lebih cenderung asin gurih. Toping ayam dan kerupuk pangsit yang disajikan juga melimpah ruah. Untuk mienya, mie di warung ini memakai mie ukuran kecil, cukup kenyal, dan tidak terlalu lembek. Bagi yang tidak terlalu suka mie yang agak lembek atau terlalu matang, mungkin cocok untuk me...