Langsung ke konten utama

@infoinmieayam : Mie Ayam Organik Pak Wanto


Kembali berburu mie ayam. Setelah hampir sebulan lebih tidak makan mie ayam (terakhir tgl 27 Juni bulan lalu), hari ini saya bersama nona kembali melanjutkan perburuan mie ayam seantero Jogja. Memang untuk kami yang hampir sekali seminggu makan mie ayam, waktu selama ini cukup membuat lidah dan kerongkongan menderita.

Sebenarnya tidak ada rencana sama sekali untuk makan mie ayam hari ini. Akan tetapi karena warung wahyu sudah kehabisan bahan2 untuk dimasak, akhirnya muncul ide untuk kembali berburu mie ayam lagi. Awalnya kami ingin pergi mencoba Mie Ayam Pak Ribut yang direkomendasikan oleh Dian, tetapi warungnya tutup. Akhirnya jatuhlah pilihan untuk mencoba Mie Ayam Pak Wanto ini, karena mie ayam yang unik karena dikombinasikan dengan bakwan malang. Selain itu posisi dua warung ini juga tidak terlalu jauh.

Warung Mie Ayam Pak Wanto berada di daerah Godean (kalau di maps Kramat, Sidoarum, Godean, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55264, bisa di cek Mie Ayam Organik Pak Wanto). Warungnya cukup sederhana seperti pondok kelapa, tapi jangan salah justru mie ayam dengan bentuk warung sederhana seperti ini biasanya rasanya mantap mantap. Sirkulasi udara warung ini juga sangat bagus karena terbuka, sehingga tidak terlalu khawatir kalau ingin makan di tempat pada saat kondisi seperti saat sekarang ini.

Menunya juga cukup beragam. Ada mie ayam biasa, mie ayam bakso biasa, mie ayam bakso urat, mie ayam ceker, dan mie ayam bakso malang. Ada juga bakso biasa, bakso urat, bakwan malang, bakwan malang bakso biasa, dan bakwan malang bakso urat. Minumannya juga beragam, mulai dari teh, jeruk, dan kopi, baik es maupun panas.

Saya memutuskan untuk memesan mie ayam bakwan malang dan air putih hangat. Rasa mie ayam ini menurut saya enak, karena cocok dengan lidah saya. Rasa mie ayam cenderung asin dan gurih. Tambahan bakwan malang sebagai kombinasi juga cocok dan menambah cita rasa. Selain itu, harga mie ayam di warung ini menurut saya sangat murah. Untuk semangkok mie ayam bakwan malang yang saya makan, saya hanya mengeluarkan uang sebesar 10.000 rupiah, dan air putihnya gratis tis tis. Oleh sebab itu secara keseluruhan saya puas dan sangat menikmati mie ayam ini.

Untuk tampilan visual lain dan penjelasan yang mungkin lebih informatif, bisa di cek di akun @infoinmieayam (Instagram, Fanpage Facebook, dan Twitter).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Talang via Bukik Bulek

Pada tanggal 7 dan 8 Juni 2022 kemarin, saya kembali melakukan salah satu kesukaan yang sudah lama tidak dijajal, yakni naik gunung. Sudah hampir 2 tahun, lebih kurang selama pandemi covid, saya belum pernah nanjak lagi. Setelah beberapa waktu akhirnya bisa nanjak lagi dengan persiapan yang lumayan. Kali ini saya melakukan pendakian di Gunung Talang via jalur Bukik Bulek, ditemani oleh Imam dan Emil. Sebelumnya pada Desember 2019 saya juga pernah melakukan pendakian di gunung ini, tapi lewat jakur berbeda yaitu via air batumbuk. Kami memilih jalur via Bukik Bulek karena sebelumnya Imam pernah lewat jalur ini. Katanya jalur ini waktu pendakiannya lebih singkat daripada jalur via air batumbuk. Meskipun demikian, seperti halnya jalur pendakian lain yang memakan waktu singkat, jalur yang dilalui full nanjak dengan sangat sedikit bonus yang bisa dinikmati. Selain itu untuk mencapai basecamp ini butuh jarak tempuh yg lebih daripada ke air batumbuk jika dari Kota Padang. Perjalana...

@infoinmieayam: Mie Ayam Simpang Ganting

Kembali melanjutkan perburuan, bersama hampir seluruh punggawa iceland, Mas Hanif, Aa Haris, Cindy, Kak Ai, dan Tasya, cuma minus Kak Lasma yg tidak bisa ikut. Kali ini kami mencoba mie ayam yang tak jauh dari toko, yaitu Mie Ayam Simpang Ganting. Sesuai namanya, mie ayam ini berada persis di Simpang Ganting, dekat dengan Mesjid Raya Ganting. Berbeda dengan dua warung mie ayam sebelumnya yang berada dalam sebuah toko, mie ayam ini hanya warung gerobak tenda di trotoar jalan. Meskipun demikian, rasa mie ayam ini tak kalah dari mie ayam sebelumnya. Dari segi rasa, bumbu mie ayam ini cenderung manis. Ukuran mienya kecil-kecil. Keunggulan mie ayam ini menurut saya terletak pada topingnya, ukuran potongan ayamnya besar-besar, selain itu bisa request balungan dan nambah kerupuk pangsitnya. Secara keseluruhan mie ayam di warung ini jos lah, enak dan cocok bagi saya sendiri. Namun dibalik semua itu, hal yang membuat saya sangat senang di warung ini adalah karena bisa ngobrol panjan...

@infoinmieayam: Mie Ayam Idola

Lanjuut mencari mie ayam lain di Kota Padang. Kali ini dengan personel yang lebih sedikit, saya dan Aa Haris mencoba mie ayam yang sudah diperhatikan cukup lama. Kami mencoba Mie Ayam Idola, yang berada di dekat GOR Haji Agus Salim (cek maps tersedia). Seperti biasa, saya memesan mie ayam pangsit, sementara itu Aa Haris memesan mie ayam bakso. Harga semangkok mie ayam pangsit di warung ini masih standar seperti mie ayam kebanyakan di Kota Padang, yaitu 12.000 rupiah saja. Untuk mie ayam bakso dijual seharga 15.000 rupiah. Dari segi rasa, mie ayam di warung ini cenderung gurih dan asin. Sepertinya dari beberapa warung mie ayam yang sudah saya kunjungi, kebanyakan mie ayam di Kota Padang memang lebih cenderung asin gurih. Toping ayam dan kerupuk pangsit yang disajikan juga melimpah ruah. Untuk mienya, mie di warung ini memakai mie ukuran kecil, cukup kenyal, dan tidak terlalu lembek. Bagi yang tidak terlalu suka mie yang agak lembek atau terlalu matang, mungkin cocok untuk me...